Bangunan ini awalnya merupakan stasiun kereta api yang dibangun pada tahun 1912. Namun sejak Desember 2003, ketika pengangkutan batubara ke Padang tidak lagi menggunakan jalur kereta api, stasiun ini berhenti beroperasi. Pada tanggal 1 7 Desember 2005, bangunan ini resmi diresmikan sebagai Museum Kereta Api Sawahlunto. Museum ini menampilkan koleksi sarana dan prasarana perkeretaapian yang menyajikan sejarah perkeretaapian di Sumatera Barat, termasuk rel, stasiun kereta api, serta sejarah penambangan di Lobang Kalam. Kembalinya lokomotif uap seri E.1060 yang lebih dikenal dengan nama "Mak Itam" pada tahun 2009 semakin menambah daya tarik museum ini. Dengan nuansa tempo dulu, lokomotif uap "Mak Itam" mengantarkan pengunjung menuju Lobang Kalam melalui jalur sepanjang 828 meter.
Galeri
Galeri Foto
Ulasan
Review Pengunjung
Belum Ada Review
Jadilah yang pertama membagikan pengalaman Anda di destinasi ini.
Rentang harga
IDR 4k - IDR 50k
Kategori-
AlamatJl. A. Yani, Pasar, Kec. Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat 27422